Skip to main content

Bacaan Doa Nabi Zakaria AS Untuk Minta Anak Keturunan Lengkap Arab, Latin dan Artinya

Doa Nabi Zakaria AS adalah doa yang biasa diamalkan ketika seseorang berdoa ingin mendapatkan anak keturunan. Bagi kamu yang sudah berumah tangga sekian tahun tapi belum dikasih momongan maka kamu perlu membaca doa Nabi Zakaria AS untuk minta anak keturunan. Seperti apa bacaan doa Nabi Zakaria AS untuk minta anak keturunanbacaan doa agar cepat mempunyai anakdoa agar cepat hamildoa agar diberi anak/keturunan ?

Nabi Zakaria AS adalah salah satu nabi Allah SWT. Beliau menyerukan tauhid, penyembahan Allah swt, kesucian dan kebenaran sepanjang umur dan memberikan hidayat kepada umat ke jalan yang lurus. Ketika sampai pada usia lanjut, Nabi Zakaria berpikir akan segera dijemput oleh kematian maka beliau tenggelam dalam kesedihan. Alasan kedukaan dan kesedihan nabi Zakaria as adalah karena beliau tidak memiliki putera dan di antara orang-orang terdekat beliau tidak terdapat seseorang yang akan melanjutkan jalannya.

Oleh karena itulah Nabi Zakaria AS sangat bersedih karena obor hidayat yang sejak dahulu menyala di dalam keluarganya dan turun menurun dari ayah-ayahnya akan padam. Usia lanjut dan kemandulan sang isteri tidak menghalanginya berputus asa dari rahmat dan kasih Ilahi. Beliau menyatakan permohonan dan harapannya ini kepada Allah swt dalam berbagai kesempatan yang disebutkan di dalam al-Qur’an sebanyak tiga kali. Beriku ini kisah doa Nabi Zakaria AS untuk minta anak keturunan seperti tercantum dalam Al-Quran:

- Hannah, isteri Imran ketika hamil bernadzar bila melahirkan anak akan dikhidmatkan untuk Baitul Maqdis. Ketika lahir seorang anak perempuan ia berkata: “Ya Tuhanku, sesungguhnya aku melahirkannya seorang anak perempuan –meskipun aku berharap ia adalah laki-laki-. Sesungguhnya aku telah menamai dia Maryam dan aku mohon perlindungan untuknya serta anak-anak keturunannya kepada (pemeliharaan) Engkau daripada setan yang terkutuk”.

- Allah swt pun menerima nadzarnya. Nabi Zakaria as yang adalah suami bibi Maryam dan pembesar Baitul Maqdis memegang hak pengasuhan Maryam dan membesarkannya. Beliau as membangunkan sebuah mihrab untuknya di dalam masjid sehingga Maryam dapat beribadah di dalamnya. Nabi Zakaria as setiap kali masuk mihrab untuk mengunjungi Maryam menyaksikan di sisi Maryam terdapat makanan segar dan buah-buahan yang bukan musimnya, beliau as bertanya kepada Maryam: “Hai Maryam dari mana kamu memperoleh (makanan) ini?

- Maryam menjawab: “Makanan itu dari sisi Allah. Sesungguhnya Allah memberi rezeki kepada siapa yang dikehendaki-Nya tanpa hisab”.

- Ketika itulah, ibadah, spiritual dan kesempurnaan-kesempurnaan Maryam menggoncang nabi Zakaria as dan beliau berkata dalam diri: “Alangkah indahnya bila aku memiliki keturunan seperti ini”. Dan tanpa menunggu lebih lama beliau as mengangkat tangan berdoa dan berkata:

Bacaan Doa Nabi Zakaria AS Untuk Minta Anak Keturunan

رَبَّنَا هَبْ لَنَا مِنْ أَزْوَٰجِنَا وَذُرِّيَّٰتِنَا قُرَّةَ أَعْيُنٍ وَٱجْعَلْنَا لِلْمُتَّقِينَ إِمَامًا
 Artinya: Ya Tuhan kami, anugerahkanlah kepada kami istri-istri kami dan keturunan kami sebagai penyenang hati (kami), dan jadikanlah kami imam bagi orang-orang yang bertakwa. (Al-Furqan: 74).
- Kemudian ketika beliau as sedang shalat di Mihrab, malaikat Ilahi memberikan berita gembira kepadanya bahwa Allah swt akan menganugerahkan kepadamu seorang putera bernama Yahya yang akan menjadi besar, suci dan nabi.

- Dengan tidak percaya Nabi Zakaria as berkata: “Ya Tuhanku, bagaimana aku bisa mendapat anak sedang aku telah sangat tua dan istriku pun seorang yang mandul?!”

- Dijawab: “Demikianlah, Allah berbuat apa yang dikehendaki-Nya”.

  • Disebutkan di dalam permulaan surat Maryam: Ingatlah rahmat Allah swt kepada nabi Zakaria as, tatkala ia berdoa kepada Tuhannya dengan suara perlahan dan mengatakan:

    رَبِّ إِنِّي وَهَنَ العَظْمُ مِنِّي وَاشْتَعَلَ الرَّأْسُ شَيْباً وَلَمْ أَكُنْ بِدُعائِكَ رَبِّ شَقِيّاً * وَإِنِّي خِفْتُ المَوالِيَ مِنْ وَرائِي وَكانَتِ امْرَأَتِي عاقِراً فَهَبْ لِي مِنْ لَدُنْكَ وَلِيّاً * يَرِثُنِي وَيَرِثُ مِنْ آلِ يَعْقُوبَ وَاجْعَلْهُ رَبِّ رَضِيّاً
     Artinya :
    Ya Tuhanku, sesungguhnya tulangku telah lemah dan kepalaku telah ditumbuhi uban, dan aku belum pernah kecewa dalam berdoa kepada Engkau, ya Tuhanku. Dan sesungguhnya aku khawatir terhadap mawaliku sepeninggalku, sedang istriku adalah seorang yang mandul, maka anugerahilah aku dari sisi Engkau seorang putra, yang akan mewarisi aku dan mewarisi sebahagian keluarga Ya’qub; dan jadikanlah ia, ya Tuhanku, seorang yang diridai.

    Terdengar seruan dari sisi Tuhan: “Hai Zakaria, sesungguhnya Kami memberi kabar gembira kepadamu akan (beroleh) seorang anak yang namanya Yahya, yang sebelumnya Kami belum pernah menciptakan orang yang serupa dengan namanya”.

    Nabi Zakaria as menjawab: “Ya Tuhanku, bagaimana akan ada anak bagiku, padahal istriku adalah seorang yang mandul?”

    Dijawab: “Demikianlah, hal itu adalah mudah bagi-Ku; dan sesungguhnya telah Aku ciptakan kamu sebelum itu, padahal kamu (di waktu itu) belum ada sama sekali”.

    Allah swt menganugerahkan nabi Yahya kepada nabi Zakaria dengan membawa kitab dan hikmah.
  • Pada surat al-Anbiya’ [21], dalam rangka menyebutkan kisah para nabi as dan menyinggung kehidupan dan penghambaan mereka, ketika sampai pada nabi Zakaria as Allah swt berfirman: “Dan (ingatlah kisah) Zakaria, tatkala ia menyeru Tuhannya:

    رَبِّ لاَتَذَرْنِىْ فَرْدًا وَأَنْتَ خَيْرُالْوَارِثِيْنَ 
     Artinya :
    Wahai Tuhanku, janganlah Engkau biarkan aku seorang diri (dengan tidak meninggalkan zuriat) dan Engkaulah jua sebaik-baik yang mewarisi

    Maka Allah swt berfirman: “Maka Kami mengabulkan doanya, dan Kami anugerahkan kepadanya Yahya dan Kami jadikan istrinya dapat mengandung. Sesungguhnya mereka adalah orang-orang yang selalu bersegera dalam (mengerjakan) perbuatan-perbuatan yang baik dan mereka berdoa kepada Kami dengan harap dan cemas. Dan mereka adalah orang-orang yang khusyuk kepada Kami”.

  • Demikianlah lafadz bacaan doa Nabi Zakaria AS untuk minta anak keturunan lengkap bahasa arab latin dan artinya yang bisa kamu hafalkan dan kamu amalkan jika ingin punya anak keturunan. Semoga bermanfaat.

    Comments

    Popular posts from this blog

    Bacaan Doa Setelah Sholat Hajat Lengkap Arab, Latin dan Artinya

    Doa setelah sholat hajat bisa kamu baca setelah mengerjakan sholat hajat. Namun sebelum membaca doa, alangkah baiknya dan disunnahkan membaca wirid dan dzikir kepada Allah SWT. Amalan wirid dan dzikir setelah sholat dhuha misalnya dengan membaca istighfar, sholawat nabi, tasbih dan tahlil.

    Setelah kamu membaca amalan wiridan dan zikir setelah sholat hajat, barulah kamu membaca doa setelah sholat hajat dalam bahsa arab. Jika kamu belum hafal maka bisa kamu hafalkan mulai dari sekarang. Agar kamu meresapi dan khusyu dalam berdoa, maka kamu juga bisa membaca arti doa setelah sholat hajat setelah kamu membaca lafadz arabnya.

    Dan berikut ini adalah lafadz bacaan doa setelah sholat hajat lengkap dalam bahasa arab, latin dan juga artinya:
    Lafadz Bacaan Doa Setelah Sholat Hajat Lengkap Arab, Latin dan Artinyaلاَ إِلَهَ إِلاَّ اللهُ الْحَلِيْمُ الْكَرِيْمُ سُبْحَانَ اللهِ رَبُّ الْعَرْشِ الْعَظِيْمِ الْحَمْدُ ِللهِ رَبِّ الْعَالَمِيْنَ. اَسْأَلُكَ مُوْجِبَاتِ رَحْمَتِكَ وَعَزَائِمَ مَغْفِرَتِكَ و…

    Lafadz Doa Untuk Kedua Orang Tua/Ibu Bapak Lengkap Arab, Latin dan Artinya

    Sebagai anak harus berbakti kepada orang tua karena ridha orang tua adalah ridha Allah juga dan murka orang tua adalah murka Allah juga. Jangan sampai kita menjadi anak yang durhaka kepada orang tua baik itu bapak ataupun ibu. Hal itu sesuai hadis nabi yang berbunyi:


    رِضَى اللهِ فِى رِضَى الْوَالِدَيْنِ وَسُخْطُ اللهِ فِى سُخْطِ الْوَالِدَيْنِ Artinya:
    "Keridhaan Allah itu tergantung pada keridhaan orang tua dan kemurkaan Allah tergantung pada kemurkaan orang tua"  (H.R Tabrani)

    Berdasarkan hadis diatas maka sebagai anak suda seharusnya wajib berbakti kepada orang tua. Salah satu kewajiban anak pada orang tua adalah dengan mendoakan orang tua baik yang masih hidup ataupun yang sudah meninggal. Dan berikut ini adalah lafadz bacaan doa untuk kedua orang tua/bapak ibu lengkap arab, latin dan artinya/terjemahannya:


    Doa Untuk Kedua Orang Tua/Bapak Ibu اَللّٰهُمَّ اغْفِرْلِيْ وَلِوَالِدَيَّ وَارْحَمْهُمَاكَمَارَبَّيَانِيْ صَغِيْرَا
    Alloohummaghfirlii waliwaalidayya warham humma kamaa rab…

    Bacaan Niat Puasa Ramadhan Dan Doa Saat Berbuka Puasa Lengkap Dengan Artinya

    Menjalankan ibadah puasa Ramadhan merupakan kewajiban bagi kita selaku umat islam yg berakal lagi baligh, sehat dan menetap (bukan musafir) serta wanita yang suci dari haid dan nifas, pd bulan Ramadhan selama satu bulan penuh utk melaksanakan rukun iman yang keempat yang telah diperintahkan oleh Allah Swt. Yang berarti kita hrus menahan diri dari segala sesuatu yg membatalkannya seperti halnya menahan lapar, haus, hawa nafsu maupun pembatal lainnya dan disertai dengan adanya niat yg dilakukan dari mulai terbit fajar sampai terbenamnya matahari.



    Mengenai kewajiban puasa ramadhan Allah Swt berfirman dlm surat Al-Baqarah ayat 183 yang Artinya:"Hai orang-orang yang beriman, diwajibkan atas kamu berpuasa sebagaimana diwajibkan atas orang-orang sbelum kamu agar kamu bertaqwa". Dan juga sabda Rasulullah saw yg Artinya: "Dari Ibnu Umar ra bahwa Rasulullah saw bersabda : Didirikan Islam atas lima dasar yaitu: mengaku bahwa tiada Tuhan selain Allah dan bahwa Muhammad utusan Allah.…